Galeri

Bandar Sabu Sawah Pulo Digulung Polisi


brt6215164951MCNN,Surabaya – Bandar Sabu asal Sawah Pulo SR III, berhasil dibekuk oleh Satreskoba Polrestabes Surabaya. Dari penangkapan Imam Rofi’I (41) polisi berhasil menyita 92 poket sabu, seperangkat alat hisap, timbangan elektrik, satu Hp, dan uang tunai Rp 9,2 juta.

Dalam ungkap kasus ini, petugas sempat mendapatkan perlawanan dari tersangka. Sebab waktu anggota melakukan penangkapan dirumahnya dengan cara menyamar sebagai pembeli. Imam mengelak kalau dirinya adalah penggedar sabu.

“Ketika barang yang dipesan diserahkan, dirinya mencoba kabur. Akhirnya tersangka diamankan, untuk memastikan apakah masih ada sabu lainnya, kami lakukan penggeledahan. Akhirnya ditemukan 4 plastik klip besar yang berisi sabu poketan kecil,” terang Kompol Anton Prasetyo, Wakasat Sat Narkoba, Senin (13/6/2016).

Anton mengatakan. Bahwa barang bukti yang diperoleh dari tersangka sudah berupa kemasan plastik kecil dan siap edar. Untuk paket hemat dijual Rp 100 ribu – Rp 300 ribu. Ngakunya tersangka  pelanggannya kebanyakan para tetangga sendiri.

“Tersangka mengaku baru tiga bulan ini mengedarkan sabu,” imbuh Anton sambil menunjukan barang buktinya.

Dalam penyidikan tersangka mengaku jika membeli barang haram tersebut dari temannya yang tinggal di Kalimas, dan dirinya membeli sabu seharga Rp 1,1 juta setiap gramnya. “Satu minggu tersangka bisa menjual hingga 10 gram,” imbuh mantan Kapolsek Asemrowo ini.

Nampaknya tersangka mencoba memutus jaringannya, dan dirinya bersikeras jika melakukan transaksi dengan sistim ranjau, di mana tidak bertemu langsung dengan pemasoknya, atau bisa disebut sistim ranjau. Namun petugas tidak percaya beitu saja, dan kini masih melakukan penyelidikan.

“Kami masih melakukan pengembangan kasus ini,” pungkas mantan Kapolsek Asemrowo ini.

Sedangkan menurut keterangan tersangka selain menjual dirinya juga menggunakan narkoba jenis kristal putih ini. Bahkan tidak jarang dirinya diajak pelangganya untuk menghisap bersama.

“Saya menggunakan sabu itu selain menjaga stamina, untuk mengetahui kualitas barang yang saya beli,” ungkap tersangka.

Komentar ditutup.