Galeri

Dikira Masuk Gafatar, Ternyata Dibawa Kabur Pacar


Dikira Masuk Gafatar, Ternyata Dibawa Kabur Pacar

MCNN,Jombang  – Seorang pelajar berinisial YH (17), warga Desa Mundusewu, Kecamatan Bareng, Jombang hilang selama satu bulan. Awalnya, warga setempat mengira YH masuk organisasi Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara). Namun belakangan diketahui ternyata YH dilarikan oleh pacarnya ke Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) selama satu bulan.

Karuan saja, hal itu membuat berang keluarga gadis yang masih duduk di bangku SMA tersebut. Apalagi, YH bercerita jika sudah melakukan hubungan badan berkali-kali dengan Ahmad Ismawan alias Gareng (22), kekasihnya itu. Atas laporan tersebut, Gareng yang bekerja sebagai kuli bangunan ini akhirnya dibekuk polisi.

“Pelaku sudah kita tahan. Tuduhannya melakukan persetubuhan dan melarikan anak perempuan di bawah umur. Sedangkan korban juga sudah menjalani visum,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Ipda Dwi Retno Suharti, Rabu (27/1/2016).

Retno menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan polisi, YH menghilang dari rumah pada 23 Desember 2015. Tentu saja, hal itu membuat orang tuanya kebingunan. Apalagi, pada saat bersamaan ramai beredar kabar banyak orang hilang karena pindah ke Kalimantan. Hati dan pikiran orang tua YH semakin tak karuan.

Hingga akhirya keluarga mendapat informasi bahwa YH berada di Balikpapan bersama pacarnya. Tepat 20 Januari 2016, Gareng dan YH kembali ke Jombang. Namun ironis, korban tidak pulang ke rumah orang tuanya, mamun justru ikut menginap di rumah Gareng, yakni di Desa Karangan, Kecamatan Bareng.

Keluarga korban yang mendengar kabar kepulangan Gareng langsung menghubungi polisi. Keesokan harinya, korps berseragam cokelat menjemput Gareng di rumahnya. Hari itu pula, kuli bangunan asal Desa Karangan tersebut ditahan. Kepada petugas, dia mengakui semua perbuatannya. Gareng juga menandaskan bahwa apa yang dilakukannya itu atas dasar suka sama suka.

Pelaku juga mengakui bahwa sudah melakukan hubungan intim dengan YH sejak September 2015. Sejak itu, hubungan dua insan berlainan jenis ini semakin intens. Hubungan layaknya suami istri tersebut mereka lakukan di Desa Karangan, Kecamatan Bareng, yang tak lain adalah rumah Gareng.

“Puncaknya, pelaku membawa kabur korban ke Balikpapan selama satu bulan. Saat ini pelaku sudah kita tahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Retno.

Komentar ditutup.