Galeri

NULIS BARENG, MENYAMBUT BULAN BAHASA dan SUMPAH PEMUDA


Kepala Sekolah SMPN 43 Surabaya

Kepala Sekolah SMPN 43 Surabaya

MCNN,Surabaya – Pagi pagi sekali siswa-siswi, guru dan orang tua sudah datang berkumpul didepan sekolah SMPN43 jalan Raden Saleh Surabaya, setelah kemudian mendengarkan arahan,mendapatkan pembagian kertas folio bergaris satu lembar, tidak hanya para siswa termasuk para orang tua yang ikut mengantar.

Acara nulis bareng digelar dalam rangka menyambut hari sumpah pemuda dan bulan bahasa yang jatuh pada Rabu (28/10) mendatang, ditujukan kepada pemimpin kota Surabaya yang baru, dengan tulisan yang memuat isi permintaan dan harapan kedepan.

Hadir kepala dinas pendidikan kota Surabaya, Ikhsan beserta staf berkenan membuka acara dengan menabuh drumer yang kemudian didaulat menyuguhkan sebuah lagu kenangan diiringi peserta.

Siswa - Siswi SMPN 43 peserta nulis bareng

Siswa – Siswi SMPN 43 peserta nulis bareng

Dalam sambutannya, Diknas mengharap agar siswa gemar membaca setidaknya meluangkan waktu 15 menit untuk membaca, terlebih lagi pemerintah kota membuka acara lomba“ tantangan membaca” yang akan dievaluasi pada desember nanti dan siapa yang bisa menyelesaikan terbanyak akan mendapat penghargaan hadiah, dan sejak dibuka bulan mei lalu untuk smpn 43 sudah banyak memperoleh kemajuan, tandasnya.

Kepala Diknas Kota Surabaya

Kepala Diknas Kota Surabaya

Moment ini menjadi ajang kreativitas seni para siswa dengan menampilkan berbagai macam acara diantaranya : pertunjukan band siswa, fashion show, baca puisi, lomba pidato bung tomo disamping itu dipamerkan hasil minuman segar tradisional buatan siswa antara lain pembuatan jamu jawa dalam botol kemasan, berupa kunir asem, beras kencur dan temulawak, bisa diproduksi untuk kalangan sendiri dan tidak dijual umum.

Pihak panitia penyelenggara tidak banyak berkesempatan karena keterbatasan waktu, tidak mungkin tulisan siswa dibaca satu demi satu namun harapan siswa menitikberatkan pada pemerintah untuk mempertahankan sekolah gratis dan penyediaan buku – buku, kemudahan berobat, kepedulian kesehatan, mengingat acara yang digelar depan sekolah adalah arah menuju stasiun kota Surabaya pasar turi, guna menghindari kemacetan lalu lintas jalan, panitia dari awal pagi menyudahi acara nulis bareng tersebut. (Ydur – bing)

Komentar ditutup.