Galeri

PVMBG : Seluruh Aliran Lahar Kelud Potensi Letusan Skunder


brt209509415CNN_RI,Kediri – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, hampir seluruh aliran lahar Gunung Kelud berpotensi terjadi letusan skunder, yang mengakibatkan semburan debu vulkanis. Sementara letusan skunder sendiri akan terus terjadi sepanjang endapan awan panas belum netral.

“Letusan skunder ini akan terus terjadi sampai nanti awan panas sudah betul-betul netral dan steril. Sampai sekrang masih sering kali terjadi . Tetapi, kalau sudah tidak panas, maka sudah tidak terjadi lagi,” ujar petugas Pos Pantau Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Kuncoro, Senin (06/5/2014).

Letusan skunder terjadi karena endapan awan panas di sepanjang aliran lahar terguyur air hujan. Reaksi alam tersebut menimbulkan semburan materil letusan Gunung Kelud, pada 13 Febaruari lalu. Debu vulkanis yang terlihat seperti asap putih mengepul ke udara, dan menerjang daerah yang dilaluinya.

Debu vulkanis ini mengandung silika dan sulfur, sehingga berbahaya apabila dihirup dalam kadar tinggi. PVMBG menghimbau agar masyarakat tidak terlalu mendekatinya.  Sebab, nafas dapat sesak dan mata bisa pedih. Sementara jarak aman yang direkomendasi Badan Geologi, sejauh 500 meter dari sumber.

Sampai saat ini, PVMBG belum dapat menghitung suhu endapan awan panas tersebut. Petugas hanya dapat memprediksi jika titik-titik terjadinya letusan skunder selalu ditandai dengan lubang.

Seperti diberitakan sebelumnya, debu vulkanis menyembur setelah terjadi beberapa kali letusan skunder Gunung Kelud. Debu vulkanis berupa asap tebal ini bahkan, telah menerjang wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Masyarakat sempat kebingungan dengan datangnya kepulan asap tersebut.*putri

Komentar ditutup.