Galeri

Korupsi Dana Bimtek DPRD Bojonegoro Anggota Dewan Bondong-bondong Kembalikan Uang Cashback


brt924252699CNN_RI,Bojonegoro  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro berbondong-bondong ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk mengembalikan uang cashback yang diterima saat melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Undang-undang fiktif pada tahun 2012 lalu.

Hal itu sesuai dengan himbauan dari penyidik Kejari Bojonegoro terhadap 49 anggota DPRD Bojonegoro periode 2009 – 2014. Hingga saat ini sudah ada 37 Anggota Dewan yang sudah mengembalikan uang hasil korupsi dengan satu tersangka Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Abdul Wahid Syamsuri (AW).

“Saya ikut semua (Bimtek) tahun 2012,” ujar Anggota DPRD Bojonegoro, Ali Huda usai mengembalikan uang cashback di Kantor Kejari, Senin (06/05/2014).

Rata-rata pengembalian cashback sebesar Rp13,5 juta bagi yang ikut 6 kali Bimtek dan 4 kali sosialisasi undang-undang. Uang cashback tersebut harus dikembalikan karena tidak ada aturan yang mengaturnya. Penyidik menyarankan agar seluruh anggota dewan yang menerima agar segera mengembalikan uang kerugian negara tersebut.

“Kita harapkan semua ikut mengembalikan, karena itu uang negara,” ungkap Juru Bicara Kejari Bojonegoro, Nusirwan Sahrul.

Nusirwan menambahkan pengembalian cashback oleh anggota dewan memang harus dilakukan. Namun, lanjut Nusirwan, pengembalian uang kerugian negara tersebut tidak lantas menggugurkan hukum yang saat ini masih dalam proses penyelidikan. Dugaan kasus korupsi dana Bimtek senilai Rp6 Miliar dan Sosialisasi Undang-undang senilai Rp2,7 miliar pada tahun 2012 ini diduga fiktif.

Sebab penyelenggaraan Bimtek tersebut harus dilakukan oleh Perguruan Tinggi dan tidak boleh dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Ditambah keterangan saksi perguruan tinggi menyatakan kegiatan itu fiktif, kecuali dengan Unesa, Solo. Selain 49 anggota dewan, penyidik juga akan menelusuri cash back atau pengembalian uang Bimtek terhadap tersangka AW.

Sekedar diketahui, tiap anggota memberikan kontribusi ke pihak ketiga Rp5 juta. Tapi  kondisi di lapangan antara Rp2,5 juta. Sehingga Universitas ditengarai hanya mendapat Rp8 juta, dan biaya hotel dan lain-lain sekitar Rp15 juta hingga Rp20 juta. Sisanya cash back untuk anggota dan pihak lainnya. [uuk]

Anggota Dewan yang sudah mengembalikan uang cashback :

Sri Andayani, Rp10 juta ; Agus Suprayitno, Sugeng Hari A., Nafik Sahal, Meyke L., Suwanto, Bambang Sutriyono, Abadi Mansyur, Anis Mustofa, Ali Mahmudi, Aminoto, Zaenuri, masing-masing sebesar Rp13,5 juta, dan Heli Suharjono Rp9 juta. Sehingga total uang cashback yang dikembalikan kemarin sebanyak Rp167.500.000

Sedangkan hari ini yang mengembalikan yakni Kartono, Mitroatin, Trikasih, Farida Ariani, Samsul Huda, Wartono (Komisi A) Budi Irwanto (Komisi B), Nuswantoro (Komisi C) Jumariyanto (Komisi C), Sujono Budiono (Komisi C), Supaat (Komisi C), Ali Huda (Komisi D), Agus Sugiyono PDIP (Komisi A), Kencono Mahardiko (Komisi A), Mugi Waluyo (Komisi D), Fanny Khumaidah (Komisi B), Wahyuni Susilowati (Komisi C), Anas Suhariyono (Komisi C), M.Yasin (Komisi C), Gariman (Komisi A) dan Miftakhul Choiri (Komisi C).

Hari ini 21 anggota dewan yang mengembalikan dengan total sebanyak Rp274.500.000. Sehingga keseluruhan uang kerugian negara yang sudah dikembalikan senilai Rp 442 juta.*dio

Komentar ditutup.