Galeri

Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXX Provinsi Jatim


Surabaya,CNN – Diklat kepemimpinan Tingkat II angkatan XXX bertempat di Badiklat Jatim, di buka Sekretaris Prov Jatim Rasiyo, Rabu lalu. Rasiyo mengatakan, bahwa seorang pemimpin harus mempunyai rasa kepekaan terhadap situasi yang terjadi. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang bagus kepada masyarakat.

Sebagai pelaku birokrasi harus bisa memberikan pelayanan kepada  masyarakat dengan baik, yaitu memberikan perijinan dengan cepat kepada para investor yang ingin berbisnis di wilayah Jatim.“Karena dengan memberikan pelayanan yang cepat dan baik para investor akan semakin percaya, jika birokrasi di Jatim sangat efisien dan kondusif,” katanya.

Selain itu, pemimpin harus pandai-pandai mencermati dan membaca situasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi akhir-akhir ini semakin banyaknya permasalahan yang timbul dimasyarakat sehingga menimbulkan  aksi demontrasi.Untuk itu, sebagai pejabat sangat penting untuk dapat menerima usulan maupun masukan, sehingga dapat mengetahui keinginan maupun tuntutan dari para pendemonstran untuk menyelesaikan permasalahan tersebut

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa pejabat eselon II memiliki peran strategis dalam membangun jejaring dan menjalin sinergi, baik dengan instansi pemerintah maupun non pemerintah, maka dituntut mampu melakukan  proses komunikasi, konsultasi, koordinasi serta monitoring dalam pencapaian sasaran pembangunan dan pelayanan publik.

Sementara Kepala Lembaga Admoinistrasi Negara RI,  Prof Dr Agus Dwiyanti Mpa mengatakan, sebagai pemimpin, ke depan  mempunyai tantangan yang semakin komplek. “Saat ini kita akan  menghadapi Asian Economic Comuniti, untuk itu harus menyiapkan diri dengan baik yakni menyediakan lahan  yang subur bagi perekonomian di Jatim,” katanya.

Selain itu, menjadikan lingkungan pemerintahan yang kondusif bagi pengembangan ekonomi, salah satu permasalahan yang dihadapi saat ini adalah globalisasi, hal ini membutuhkan kondisi yang sehat dan efisien bagi pelaku bisnis agar dapat bersaing dengan sehat.

Para peserta akan mengikuti diklat selama kurang lebih 10 minggu, untuk itu diharapkan selesai mengikuti diklat, mempunyai nilai tambah dan motivasi guna melaksanakan tugas secara lebih baik ke depannya. (yuni)

 

Komentar ditutup.