Galeri

Internal Partai Hanura Semakin Memanas


teguh digdayanto jumpa press

Teguh Digdayanto Saat Jumpa Pers di DPRD Prov.Jatim

Gresik,CNN – Partai Hanura yang dikenal lebih mementingkan hati nurani kini goyah karena salah satu kader partai tersebut dikeluarkan dari daftar calon sementara (DCS).

Teguh Digdayanto yang awalnya mencalonkan diri sebagai calon legeslatif (caleg) daerah pilihan X yang meliputi Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan serta telah mengisi formulir pendaftaran caleg secara lengkap ternyata harus menelan pil kina, kenyataannya belangko/formulir pendaftarannya dikembalikan oleh DPD Partai Hanura Jawa Timur.

Saat ditemui dikediamannya (24/04/2013) Teguh Digdayanto Menyatakan, saya sangat kecewa sekali dan merasa telah dikhianati oleh system partai hanura yang berada di Jawa Timur, padahal saya telah menerima surat mandate/pengantar dengan Nomor : 14/TIMSELEKSI/DPDHANURA/JTM/2013 dan disurat pengantar tersebut dikeluarkan pada tanggal 22 januari 2013, atas dasar surat tersebut saya telah melakukan sosialisasi diberbagai daerah yang ada di Kab.Gresik dan Kab.Lamongan, saya juga telah merekrut serta membentuk fatayatan dan muslimatan yang jumlahnya 18.226.

Masih Teguh, saya juga telah membuat baleho, kalender sebanyak 100ribu serta telah mengeluarkan biaya untuk kegiatan sosialisasi disetiap pertemuan dengan DPC,DPAC partai hanura yang total keseluruhan biayanya 2milyard rupiah, lah kok tahu-tahu data pendaftaran saya dikembalikan oleh DPD partai Hanura hanya dengan alasan kuotanya penuh padahal saya bergabung dengan partai hanura lebih awal dari pada partai lainnya dan ormas perindo, itu kan lucu namanya tapi saya telah melayangkan somasie kepada DPD Partai Hanura yang saya layangkan tanggal 22 April 2013 dan yang isinya adalah bahwa saya adalah anggota partai hanura dengan nomor anggota 35.25.01.1001.001413, Pada bulan Oktober kami sepakat untuk membesarkan Partai Hanura bersama Bapak Kuswantoro di kantor, Bahwa saya telah mengisi blanko/formulir pencalegan dari DPD Partai Hanura Jawa Timur.

Bahwa saya pada bulan November 2012 telah memasang baliho dan kalender diseluruh wilayah Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan. Bahwa saya pada tanggal 22 Januari 2013 mendapat surat pengantar/ surat tugas dengan Nomor : 14/TIM SELEKSI/DPD HANURA/JTM/2013 dari DPD Partai Hanura Jawa Timur. Bahwa saya pada tanggal 6 April 2013 telah mengisi formulir model BB1, BB2, BB3, BB10, BB11, yang berlogo KPU yang dikeluarkan dari DPD Hanura Jawa Timur. Bahwa pada tanggal 16 April 2013 saya dinyatakan tidak masuk DCS (Daftar Caleg Sementara) dan berkas saya dikembalikan oleh DPD Hanura Jawa Timur. Bahwa pada tanggal 18 April 2013 jumpa PRESS dengan beberapa media masa dan telah dimuat pada tanggal 19 April 2013. Bahwa oleh karena semua persyaratan baik yang di tugaskan kepada saya sebagai mana surat mandate/surat tugas Nomor : 14/TIM SELEKSI/DPD HANURA/JTM/2013 maupun persyaratan administrasi sudah saya lengkapi, maka DPD harus mengambil keputusan : Bisa dimasukkan sebagai daftar calon sementara PILEG Pemilu 2014 DAPIL X (Gresik – Lamongan).

Bahwa bilamana dalam waktu 3×24 jam sejak SOMASIE ini dibuat tidak ada tanggapan dari ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur, maka saya akan membawa permasalahan ini ke bagian penyelesaian perselisihan DPP Partai Hanura (sebagaimana pasal 59 anggaran dasar, pasal 77 anggaran rumah tangga Partai Hanura), “Ungkap Teguh.

Ditempat lain Kuswanto ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur saat dihubungi melalui handphoont oleh Prof.Eros menyatakan bahwa keputusan bahwa Teguh Digdayanto tidak bias dimasukkan sebagai DCS itu sudah final dan tidak bias di ubah lagi,”Tegas Kuswanto.

Komentar ditutup.