Galeri

Polisi: 5 Pekerja di Proyek Manhattan Tewas Akibat Keracunan Gas


manhattanCN,Jakarta – – 5 Orang pekerja tewas saat menggali lubang septic tank di proyek gedung Manhattan, Jl TB Simatupang Kav 1, Jakarta Selatan. Lima orang ini tewas akibat keracunan gas.

“Sementara yang kita sampaikan, mereka menghirup gas beracun. Visum sudah keluar, meninggal karena lemas,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Selatan, Jl Wijaya II, Rabu (13/2/2013).

Wahyu mengatakan, polisi memeriksa 4 saksi yaitu Agus, Irfan, Rian, Marmo. “Mereka sudah kita periksa,” katanya.

Diwawancarai secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan mengatakan di gedung itu sedang dilakukan pembuatan 4 lubang septic tank. Tiga lubang sudah selesai dibuat, hanya tinggal satu lubang yang belum beres.

“Yang belum selesai ini tinggal proses finishing saja,” kata Hermawan di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta.

Saat mengerjakan septic tank tersebut ada dua orang pekerja yang turun ke bawah, sedangkan dua orang lainnya menunggu di atas. Ketika dua orang pekerja ini turun mereka minta tolong sehingga pekerja yang di atas ikut turun ke bawah.

“Begitu turun dua orang yang turun ke bawah juga keracunan gas, sehingga ada empat orang yang lemas akibat keracunan gas,” katanya.

Kemudian ada dua orang lagi yang mencoba menolong, namun mereka yang mencoba menolong ini juga lemas keracunan gas. Salah seorang petugas K3 gedung itu juga mencoba turun ke bawah untuk menolong 6 orang yang lemas kehabisan oksigen di lubang septic tank tersebut, namun orang ini juga lemas.

“Total ada 7 orang yang lemas di lubang yang memiliki kedalaman 6 meter ini,” katanya.

Untuk menolong 7 orang tersebut, para pekerja memasang blower untuk menyedot gas tersebut. Seorang yang memakai tabung oksigen juga dikirim untuk menyelamatkan 7 orang tersebut.

“Setelah ditolong 5 orang tewas dan dua orang kritis,” katanya.

Hermawan mengatakan, dua orang yang kritis tersebut saat ini sudah membaik dan sadar. “Kita sudah melakukan olah TKP dan mengambil sampel udara dalam lubang dan sampel darah korban,” katanya.

Komentar ditutup.