Galeri

Wisata Rumah Asli Bali tetap asri dan terjaga


CN,Gianyar.. Banyak tempat yang bisa dituju wisatawan saat berlibur ke Pulau Bali. Salah satunya adalah melihat rumah asli Bali di kawasan Sukawati, Gianyar.

Wisata rumah asli Bali ini terletak di Banjar Punida Negara, Batuan, Sukawati, Gianyar. DI tempat ini terdapat tiga unit bangunan asli Bali yang masih utuh. Letaknya persis di sebelah timur jalan raya Punida, Batuan. Kawasan ini dikenal dengan beragam hasil kerajinan tangan dan perak.

Ciri khas pada bangunan ini antara lain pintu gerbang rumah berukuran kecil berbahan batu atau tanah, atap bangunan rumah terbuat dari rumput ilalang.

Suasana lestari dan asri jelas terasa ketika berada di dalam pekarangan dengan luas lahan sekitar lima are. Nampak beberapa rumah tinggal dan beberapa bale ( rumah ) yang tetap terjaga keasliannya. Bangunan utama yang nampak asli antaranya bale daja (bilik utara), bale dauh (bilik barat), bale dangin (bilik timur) dan paon ( dapur ).

Lapisan dinding masih asli terbuat dari tanah dan tetap lengket menempel. Begitu juga pada bagian lantai, posisinya tetap rapat antara satu dengan yang lainnya. Sementara pada bagian halaman nampak hamparan batu berukuran sedang tersusun rapi yang ditumbuhi beberapa aneka bunga.

Salah seorang pemilik rumah asli  bali yang merupakan generasi ketiga tersebut mengaku selalu melakukan upaya perawatan sekaligus perbaikan kecil – kecilan agar rumah asli Bali ini tetap terawat dan tanpa mengurangi unsur keaslian seni asli rumah budaya bali kuno tersebut.

“ Di rumah ini saya hanya lebih sering melakukan kegiatan bersih – bersih. Juga melakukan kegiatan berternak. Anak saya melakukan kegiatan seni ukir untuk ditawarkan langsung pada para pengunjung dan juga kerajinan patung. Kehidupan keluarga saya sangat sederhana, tidak ada sesuatu yang berlebihan”, ucap salah seorang pemilik rumah.

Para penghuni lainnya yang jaraknya berdekatan juga mengaku, rumahnya kadang didatangi pasangan calon pengantin untuk melakukan kegiatan foto prewedding selain juga dikunjungi oleh wisatawan domestic ataupu wisatawan mancanegara.

“ Memang sejak dulu rumah kami disini sering dijadikan tempat berfoto calon pengantin “ ujar salah satu pemilik rumah sembari membawa hasil kerajinan tangannya yang akan diacungkan ke para pengunjung atau wisatawan. (Tista)

Komentar ditutup.