Galeri

Pengoptimalan Mutu Pendidikan Jalur Akademik maupun Non Akademik SMKN 1 Jembrana Penuh Dengan Tantangan


CN,Jembrana, BaliSebagai seorang Kepala Sekolah SMKN 1 Kabupaten Jembrana I.Putu Wardana S.Pd, ketika ditemui dikantornya beberapa waktu lalu menjelaskan bahwasannya dirinnya sebagai seorang pimpinan merasa tetantang guna mengoptimalkan proses belajar mengajar agar lebih optimal dibandingkan waktu yang telah lalu, kesemuannya itu dibuktikan dengan pencapaian beberapa kejuaraan baik itu dibidang akademik maupun non akademik ditingkat Kabupaten maupun Provinsi Bali, sehingga kesan dari masyarakat tentang Sekolah Negeri merupakan salah satu pilihan pertama guna mendidik anak-anaknya tidaklah salah dan bukan sekedar isapan jempol belaka.

Berdasarkan keterangan Putu Wardana sapaan akrab kepala sekolah, gedung sekolah yang berdiri diatas lahan seluas 1.80 hektare ini merupakan sekolah negeri yang menjadi incaran wali murid guna mendidik putra-putrinya. Apalagi sebagai sekolah negeri harus dapat menjaga image dimata masyarakat,  dalam hal ini terbukti dari beberapa lomba yang sudah dimenangkan dalam kejuaraan baik itu dalam kontens akademik maupun jalur non akademik semisal saja juara II dalam lomba green and clean, Juara 1 guru berprestasi, Juara 1 kinerja Kepala Sekolah ditingkat Kabupaten Jembrana, maupun lomba yang diadakan Provinsi Bali ditingkat SMA atau sederajat semisal saja Juara III wawasan Wiyata mandala, Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bisnis Manajemen dan Juga Juara 1 pertandingan bola volley pantai PORSENIJAR antar SMA 1  dan SMKN 1 Faforit Provinsi Bali. Pembenahan dan peningkatan dibidang akademik dan non akademik ditekankan tidak hanya dari fihak murid saja, melainkan juga harus ditunjang dengan SDM yang lebih terampil dan berdedikasi tinggi, dengan cara mengoptimalkan apa yang telah decapai menjadi lebih optimal daripada hari kemarin.

Sebagai sekolah faforit, SMKN 1 Jembrana terbilang sudah mampu menunjukkan taringnya, baik itu lewat lomba yang diadakan ditingkat kabupaten maupun ditingkat Provinsi, dan itu semua menjadi beban moral dan mental yang mau tidak mau harus dijalani dan dipikul Putu Wardana selaku Kepala Sekolah, ketika ditanyakan tentang planning kedepan dia hanya tersenyum sambil berkata kalau semua apa yang telah dicanangkan tinggal menunggu waktu. Lihat saja hasilnya nanti,karena gimanapun bentuk nya kalau itu semua sudah merupakan tugas amanah yang telah diberikan, imbuhnya menutup pembicaraan.(Dny)

Komentar ditutup.